
Fantastis! Itulah kata yang sangat tepat untuk menggambarkan pencapaian FC Barcelona musim ini. Setelah meraih juara LA Liga Spanyol dan Piala Copa del Rey, hari ini FC Barcelona membuktikan diri sebagai klub sepakbola terbaik di daratan Eropa, plus memiliki pemain dan pelatih terbaik setelah mengempaskan perjuangan anak-anak Manchester United FC dengan skor meyakinkan 2-0!
Adalah Lionel Messi dan Samuel Eto’o yang menorehkan sejarah sebagai pencetak gol di laga pamungkas Liga Champions Eropa ini. Eto’o mencetak gol pembuka pada menit kesembilan, disusul oleh Lionel Messi pada menit ke 70. Dua gol ini memupus harapan MU untuk meraih treble winner tahun ini, dan akhirnya memberikan kesempatan kepada Barcelona FC untuk menambah koleksi titel juara Liga Champions Eropa dan mencatatkan diri sebagai tim dari Spanyol yang pertama kali meraih treble winner pada musim yang sama.

Prestasi Barcelona tidak hanya sampai di situ. Kemenangan ini juga mengantarkan Lionel Messi sebagai kandidat terkuat Pemain Terbaik Eropa 2009 dengan menyingkirkan dominasi Cristiano Ronaldo (CR7).
Messi juga tercatat sebagai top scorrer Liga Champions tahun ini dengan koleksi 9 gol, sekaligus menghapus mitos yang selama ini melekat padanya karena selalu gagal memasukkan gol ke gawang klub Inggris.
Koleksi gol Messi berada di atas torehan gol milik Steven Gerrard dari Liverpool dan Miroslav Klose dari Bayern yang mencatat masing-masing 7 gol. Raihan gol sebagai top skorer Liga Champions Eropa membuka kesempatan kepada Messi untuk memperoleh penghargaan sepatu emas.

Selain itu, sang pelatih Pep Guardiola juga tak kalah hebatnya. Pelatih ini mencatatkan diri sebagai orang ketiga yang pernah yang menjuarai Liga Champions sebagai pemain dan pelatih. Dua orang sebelumnya adalah Munoz (pemain Real Madrid 1956-1957, dan pelatih 1960-1966); dan Carlo Ancelotti (pemain AC Milan 1989-1990, dan pelatih 2003).
Guardiola juga menjadi pelatih termuda dalam kurun waktu 49 tahun yang memenangi trofi di kancah Eropa. Pelatih juara termuda sebelumnya adalah Miguel Munoz berusia 38 tahun 121 hari saat membawa Real Madrid juara di tahun 1960, disusul oleh Jose Villalonga, yang berusia 36 tahun 185 hari ketika Real Madrid memenangi laga finalnya di tahun 1956.
untuk lebih lengkapnya klik disini


Komentar :
Posting Komentar